Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors

Apa itu Pay Per Click? Ini Pengertian, Cara Kerja & Jenisnya

dewaweb-blog-beriklan-hanya-bayar-jika-audience-tertarik-ppc

PPC atau Pay Per Click adalah strategi digital marketing dimana pemasang iklan harus membayar setiap kali iklannya di klik oleh pengunjung. Strategi ini digunakan oleh perusahaan sebagai pengganti iklan billboard, radio, koran, majalah, dan sebagainya. 

Dinyatakan bahwa ada 8.5 miliar pencarian di Google setiap harinya dan PPC menyumbang 45% jumlah klik tersebut. Jadi jika kamu melakukan PPC dengan benar, pastinya traffic website kamu akan meningkat drastis. 

Beberapa pemilik usaha baru pasti ragu akan menggunakan PPC atau tidak. Jika kamu masih ragu, kamu dapat membaca artikel mengenai PPC ini. Simak sampai akhir ya! 

Banner Mobile

Apa itu PPC? 

PPC atau singkatan dari Pay Per Click adalah strategi marketing berupa pemasangan iklan berbayar yang mengharuskan pemasangnya membayar setiap iklan tersebut di klik. Jadi pengiklan hanya perlu membayar setiap kali ada pengunjung yang masuk ke website dengan mengklik iklan tersebut. 

PPC sendiri banyak digunakan oleh perusahaan karena dapat meningkatkan traffic website secara cepat. Dalam pemasangannya, iklan website kamu akan berada di posisi paling atas halaman search engine dan memiliki tanda bertuliskan “Ad”, “Ads”, atau “Sponsored.” 

Beberapa platform PPC yang dapat digunakan yaitu Google Ads, Facebook Ads, Instagram Ads, dan lain sebagainya. Iklan yang dipasang akan muncul saat pengguna mencari keyword yang relevan dengan keyword iklan tersebut. 

Cara Kerja PPC

Dalam penggunaannya, pengiklan tidak bisa membayar sebanyak mungkin untuk mendapatkan spot iklan begitu saja. PPC sendiri menawarkan dua model yaitu Flat-rate model dan Bid-based model

  • Flat-rate model adalah iklan yang memiliki harga yang tetap. Pengiklan hanya perlu membayar biaya iklan yang telah disetujui dengan website atau platform yang mereka gunakan. Harga iklan ini bisa turun jika pengiklan ingin memasang iklan dalam jangka panjang atau konten iklan yang dipasang berkualitas tinggi. 
  • Bid-based model adalah model PPC berupa lelang atau tawaran. Di model ini pengiklan akan menawarkan jumlah uang yang mereka rela gunakan untuk menempati spot iklan tertentu. Pemenang lelang sendiri biasa dilihat dari peringkat website dan kualitas dari konten mereka. 

Kelebihan dan Kekurangan PPC

Layaknya strategi lain, PPC sendiri juga memiliki kekurangan dan kelebihan. Berikut adalah list dan penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan PPC: 

Kelebihan PPC 

1. Mendapatkan hasil yang cepat 

Salah satu kelebihan dari PPC adalah hasil yang didapat tentunya akan lebih cepat. Dikarenakan saat kamu memasang iklan, iklan tersebut akan berada di spot paling atas halaman pencarian yang memungkinkan pengunjung untuk mengklik iklan website kamu terlebih dahulu. 

Nantinya hasil klik ini akan berdampak pada peningkatan traffic website kamu secara keseluruhan. 

2. Menjangkau target secara spesifik 

Dengan menggunakan PPC kamu dapat menargetkan audiens dengan lebih spesifik. Kamu hanya perlu memasukkan kata kunci yang detail dan spesifik di iklan yang dipasang.  Nantinya jika ada pengunjung yang mencari keyword yang sesuai maka iklan tersebut akan muncul. 

3. Anggaran dapat diatur 

PPC memungkinkan penggunanya untuk mengatur anggaran iklan sesuai kebutuhannya. Karena pengiklan memegang kendali penuh atas iklan yang mereka pasang, kamu dapat mengatur apakah kamu ingin menaikkan biaya iklan atau berhenti memasang iklan. 

4. Hasil mudah diukur 

Dengan menggunakan PPC, kamu dapat mengontrol efektivitas iklan secara langsung. Kamu dapat melihat data jumlah klik, tayangan, dan konversi yang didapat dari iklan yang kamu pasang. Lewat data tersebut kamu dapat menetapkan dan mengoptimasi strategi pemasaran selanjutnya. 

Kekurangan PPC

1. Tidak hemat biaya 

Penggunaan PPC dalam jangka panjang tentunya akan memakan anggaran biaya. Terutama jika kamu menggunakan bid-based model, kamu harus menaikkan jumlah uang dan kualitas konten yang pastinya tidaklah murah. 

Maka dari itu PPC sering disebut sebagai marketing jangka pendek karena penggunaannya yang tidak panjang. 

2. Visibilitas sementara

PPC sendiri meningkatkan visibilitas dan traffic website secara sementara. Setelah pengiklan stop membayar biaya iklan, maka iklan tersebut akan hilang dan posisi website akan kembali ke sedia kala. 

3. Dihindari audiens

Beberapa pengunjung yang tahu akan keberadaan sebuah iklan pasti akan mencoba untuk menghindarinya. Pengunjung juga dapat memasang Adblock untuk menghindari munculnya iklan di beranda mereka. 

Pengunjung juga terkadang bersifat pasif yaitu fokus ke konten dan menghiraukan hal lain seperti iklan yang dimana tidak bagus untuk PPC. 

4. Kompetitif 

Penggunaan PPC sendiri bersifat kompetitif karena kamu harus bersaing dengan pengiklan lain. Terutama jika kamu menggunakan bid-based model, kamu harus memastikan konten yang diiklankan sanggup menyaingi kompetitor. 

Jenis PPC 

PPC sendiri memiliki banyak jenis dan memiliki cara kerja yang berbeda-beda tergantung tujuan pemasarannya. Berikut adalah jenis PPC beserta penjelasannya: 

1. Search Advertising 

Search advertising adalah jenis iklan yang muncul pada SERP pengunjung. Disaat kamu mencari keyword tertentu di Google, biasanya akan ada iklan yang dapat kamu lihat di bagian paling atas pencarian. Iklan tersebut akan memiliki tanda bertuliskan “Ad”, “Ads”, atau “Sponsored.” 

2. Social Advertising 

Sesuai namanya, social advertising adalah iklan yang dipasang di social media. PPC jenis ini dapat kamu atur lokasinya seperti di home, stories, reels, dan sebagainya tergantung platform social media yang digunakan. 

3. Display Advertising 

Display advertising atau juga dikenal sebagai Google Display Network. Jenis iklan ini biasa berupa gambar, gif, video, dan elemen visual lainnya. Iklan jenis ini cocok untuk meraih audiens yang lebih luas dan juga menarik perhatian karena elemen visualnya

4. Google Shopping 

Jenis PPC ini berfungsi untuk menampilkan iklan produk beserta harganya hanya di halaman Google. Saat iklan di klik, maka pengunjung dapat langsung memasuki halaman website pengiklan dan disajikan dengan halaman produk tersebut. 

5. Remarketing 

Remarketing adalah tipe iklan yang hanya menayangkan kembali iklan ke pengunjung yang sudah pernah membuka iklan tersebut atau membeli produk yang diiklankan tersebut. Jenis PPC ini dianggap efektif karena menawarkan produk ke pengunjung yang sudah tertarik akan produk yang kamu tawarkan. 

Cara Mengoptimasi PPC 

Agar PPC kamu dapat berjalan dengan baik ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengoptimasinya. Berikut adalah 4 cara yang dapat bisa diterapkan, yaitu:

1. Melakukan riset keyword 

Kamu harus melakukan riset dan mengumpulkan keyword yang relevan dengan produk kamu. Keyword ini nantinya akan digunakan di iklan yang akan dipasang agar saat pengunjung mencari keyword tersebut, maka iklan kamu akan muncul di SERP mereka. SEO tools seperti SEMrush, Ahrefs, dan sebagainya dapat digunakan untuk membantu riset keyword yang dilakukan. 

2. Membuat landing page berkualitas

Landing page adalah halaman yang akan dituju oleh pengunjung saat mereka mengklik iklan yang kamu pasang. Tujuan dari pengarahan ini sendiri mengubah leads menjadi customer. Maka dari itu, landing page harus mampu mendorong mereka untuk melakukan transaksi. 

Kamu dapat menambahkan CTA, membuat desain yang mobile friendly, memiliki informasi yang jelas, dan sebagainya. 

3. Buat iklan yang unik dan menarik 

Iklan yang kamu buat tentunya harus unik dan menarik agar diminati oleh pengunjung. Kamu dapat membuat iklan tentang informasi atau kelebihan produk namun dengan approach yang berbeda. Pengunjung yang tertarik pastinya akan mengunjungi website kamu untuk melihat produk secara lebih lanjut. 

4. Rutin mengecek hasil PPC

Sebagai pengiklan, kamu harus rutin mengecek hasil dari iklan yang dipasang. Pengiklan dapat mengecek apakah iklan yang dipasang berhasil atau tidak. Dengan begitu kamu dapat mengoptimasi atau melakukan pendekatan lain yang lebih efektif. 

Kamu juga bisa menentukan PPC di platform mana yang berhasil dan mana yang tidak sehingga dapat berfokus pada iklan yang berhasil dan menghentikan iklan lain yang tidak berhasil. 

Sudah Tahu Apa itu PPC? 

Pay Per Click atau PPC adalah  pemasangan iklan berbayar yang harus dibayar oleh pengiklan saat ada pengunjung yang mengklik iklan tersebut. PPC sendiri bisa meningkatkan traffic secara cepat karena lokasinya yang strategis. 

Bagi pemilik usaha, PPC merupakan taktik yang bisa digunakan untuk meningkatkan traffic, mendapatkan leads, meningkatkan konversi, dan sebagainya jika dilakukan dengan tepat. 

Setelah membaca artikel ini semoga kamu sudah tahu apa itu PPC dan kegunaannya untuk usaha kamu. Demikian artikel ini, semoga membantu dan bermanfaat ya!

Banner Desktop