Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors

Mengenal Backdoor, Akses Tersembunyi ke Perangkat Digital

Mengenal Apa Itu Backdoor - Pelajari celah yang memungkinkan hacker masuk ke dalam sistem perangkat tanpa sepengetahuan pemiliknya. Simak cara menghindarinya!
dewaweb-blog-segala-hal-tentang-backdoor

Dewaweb Blog | Mengenal Apa Itu Backdoor – Istilah ini digunakan untuk menggambarkan metode yang digunakan hacker untuk masuk secara paksa ke dalam sistem atau jaringan tanpa izin dari pemiliknya. Backdoor adalah sebuah akses yang mampu memberikan malware kebebasan untuk masuk ke dalam perangkat. 

Backdoor sendiri telah digunakan sebanyak 21% dalam seluruh cyberattack yang telah terjadi dalam sektor IT. Sedangkan dalam sektor manufaktur, persentase penggunaannya mencapai 28%

Source: https://www.cfo.com/news/backdoors-used-in-21-of-cyberattacks/654642/ dan https://www.csoonline.com/article/574571/backdoor-deployment-overtakes-ransomware-as-top-attacker-action.html

Banner Mobile

Lantas apa sebenarnya backdoor itu dan mengapa bisa digunakan untuk masuk ke dalam sistem/perangkat secara paksa?. Simak informasi lebih lanjutnya disini!

Baca juga: Apa itu Malware? Pengertian, Jenis dan Cara Mengatasinya

Apa Itu Backdoor? 

Apa Itu Backdoor?Backdoor adalah sebuah istilah untuk celah atau mekanisme yang memungkinkan hacker masuk ke dalam sistem perangkat tanpa sepengetahuan pemiliknya. Mekanisme ini berbahaya karena dapat dimanfaatkan sebagai jalur masuk tanpa perlu melalui proses login. 

Artinya, meskipun login sudah diamankan dengan password kuat, keberadaan backdoor tetap memberi jalan bagi hacker untuk masuk. Jika celah ini tidak segera ditutup, sistem akan terus rentan terhadap penyusupan tanpa terdeteksi.

Memang pada awalnya, backdoor dibuat khusus untuk mempermudah developer masuk ke dalam sebuah sistem yang mereka buat untuk kebutuhan reparasi. Namun, perlahan-lahan fungsi backdoor beralih menjadi kejahatan, di mana celah tersebut digunakan untuk mengirim malware yang dapat merusak sistem atau perangkat.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Hacker, Tujuan, hingga Jenisnya

Cara Kerja Backdoor

Cara Kerja Backdoor terdiri dari 3 tahapan. Yuk, simak tahapan awal hingga akhir!

1. Penyusupan

Hacker akan memulai dengan mengidentifikasi celah dari sebuah sistem atau aplikasi yang ada di perangkat korban. Celah tersebut dapat berupa: 

  1. Instalasi software bajakan.
  2. Adanya malware lain  yang menanamkan backdoor seperti trojan atau worm. 
  3. Adanya celah keamanan pada website/server.
  4. Firmware/hardware yang sudah dimodifikasi dari awal pemakaian. 

Hal-hal di atas dapat menjadi jalur masuk penyerang ke dalam perangkat milikmu dengan mudah. 

2. Tahap aktivasi 

Setelah backdoor berhasil ditanamkan dalam sistem, backdoor akan beroperasi secara diam-diam tanpa diketahui oleh korban. Malware ini akan bekerja setiap kali perangkat dinyalakan dan penyerang akan mengirim request khusus untuk masuk ke server tanpa diketahui. 

3. Eksploitasi 

Setelah berhasil menyembunyikan dirinya, backdoor akan dapat langsung digunakan oleh penyerang untuk melakukan kegiatan seperti berikut: 

  1. Memanipulasi data dan sistem. 
  2. Mencuri dan menjual informasi pribadi. 
  3. Merusak dan menghancurkan sistem. 
  4. Mengambil alih identitas korban dan menggunakannya untuk hal-hal yang merugikan. 
  5. Menggunakannya sebagai jalur penambahan malware lainnya. 

Jenis-jenis Backdoor 

Berikut adalah beberapa jenis-jenis backdoor yang biasa digunakan, yaitu: 

  1. Backdoor software: biasa ditambahkan ke dalam sistem oleh developer atau hacker agar terhubung langsung dengan server miliknya. 
  2. Backdoor sistem: berasal dari bug/celah pada OS. 
  3. Backdoor jaringan: biasa ditanamkan di router dan bisa terinfeksi lewat router umum atau firmware yang dimodifikasi sebelumnya. 
  4. Backdoor hardware: biasanya telah ditanamkan langsung pada hardware dan sulit untuk dideteksi. 
  5. Backdoor website: berasal dari script file yang telah ditanamkan pada website. 
  6. Rootkit backdoor: backdoor yang disembunyikan pada kernel/driver. 
  7. Botnet backdoor: biasa digunakan untuk mengontrol perangkat dari jarak yang jauh. 
  8. Mobile backdoor: berasal dari aplikasi yang palsu atau sudah terinfeksi malware.

Cara Menghindari Backdoor

Lantas, bagaimana cara agar terhindar dari backdoor? Berikut informasi lengkap tentang Cara Menghindari Backdoor yang bisa Anda perhatikan.

1. Menggunakan plugin dan themes yang original

Hindari menggunakan plugin/themes bajakan (nulled) karena biasanya sering disisipi backdoor tersembunyi untuk menyerang perangkat. Cara kerjanya saat plugin/themes bajakan selesai di download, backdoor dapat langsung terbuka dan mempermudah malware lain masuk. 

Maka dari itu, kamu disarankan untuk mengunduh plugin dan themes dari sumber atau developer yang terpercaya agar terhindar dari serangan malware. 

2. Memperbarui sistem secara rutin 

Jangan lupa untuk memperbarui sistem operasi, CMS, atau server agar tingkat keamanan perangkat selalu up-t0-date. Karena, hacker akan memanfaatkan software yang tingkat keamanannya tidak selalu diupdate sehingga mudah untuk diserang. 

3. Menggunakan firewall dan antivirus yang kuat

Pastikan kamu menggunakan firewall dan antivirus berkualitas pada perangkat. Tujuannya untuk memblokir serangan malware seperti SQL injection atau file yang diupload secara tiba-tiba. 

Kamu bisa menggunakan firewall ternama seperti Fortinet, Cisco, dsb. Sementara untuk antivirus, kamu dapat menggunakan Norton, Bitdefender, dsb. 

Baca juga: Mengenal Apa Itu Firewall, Cara Kerja, Fungsi, & Jenisnya

4. Hindari link, email, atau file yang mencurigakan 

Hindari membuka link atau email yang mencurigakan. Beberapa hacker kerap melakukan email blast berisi malware untuk menyerang korban secara sekaligus dan tanpa dicurigai. 

Saat kamu mengklik link yang mereka sediakan, malware dapat langsung masuk dan merusak sistem secara perlahan. Tidak hanya itu, kamu juga perlu menghindari mengunduh file bajakan dari website yang tidak jelas keamanannya.

Baca juga: Waspada Phising! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

5. Lakukan pemeriksaan keamanan secara berkala 

Gunakan scanner keamanan seperti Nessus, Norton 360, Wireshark, dsb, untuk mengecek eksistensi malware dalam perangkat yang kamu gunakan. Kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin untuk memastikan perangkat aman dari jenis malware apapun. 

Selain itu, kamu juga bisa memeriksa akses log untuk melihat apakah ada aktivitas aneh yang terjadi atau login yang tidak pernah kamu lakukan sebelumnya. 

Sudah Tahu Apa Itu Backdoor?

Backdoor merupakan jalur tersembunyi yang memberikan penyerang akses untuk masuk ke perangkat kamu tanpa izin. Backdoor tidak selalu digunakan untuk kejahatan dan backdoor sendiri diciptakan untuk membantu developer memperbaiki sistem dengan mudah. 

Namun, di tangan beberapa orang backdoor malah digunakan sebagai alat penyusup paksa. Supaya tidak mengalaminya, kamu dapat mengikuti cara di atas agar terhindar dari ancaman backdoor. 

Demikian artikel ini, semoga bermanfaat!. Jika kamu mencari layanan hosting yang aman dan terpercaya, Maka Cloud Hosting dari Dewaweb bisa menjadi pilihan tepat untuk menjaga website kamu tetap terlindungi dari kejahatan siber, karena memiliki proteksi keamanan yang tinggi!.

Banner Desktop